Kenali 5 Tanda Manajemen Buruk di Dalam Kantor

Arief
by Arief
Jul 12, 2019 pada 2:20 PM
Kategori: Info Karir

Kantor adalah tempat kedua setelah tempat kita tinggal, karena sebagian hari kita akan kita dihabiskan untuk berada disana. Survey terbaru menemukan bahwa produktivitas karyawan ditentukan oleh hubungan mereka dengan atasan atau bos, teman, kesehatan fisik dan mental, serta fasilitas atau layanan yang diberikan.

Nggak jarang suasana hati ini bergejolak akibat buruknya pengelolaan perusahaan tempat kita bekerja. Tapi daripada kita menyalahkan keadaan, ada baiknya kita kenali tanda-tanda management yang buruk dan bagaimana cara kita menyikapinya :

 

  1. Hanya memberikan pekerjaan tetapi tidak ada tindak lanjutnya

“Kok kerjaan banyak ya? Tapi kayak gak ada hasilnya”. Biasanya hal ini terjadi ketika pimpinan memberikan banyak pekerjaan yang kita sendiri tidak tahu untuk apa. Apalagi kalau ditambah si bos lupa kalau pernah memberikan tugas ke kita. Kondisi yang cukup menjengkelkan bukan?

Ada baiknya kamu bertanya terlebih dahulu tentang tugas tersebut dan apa yang ingin dicapainya. Lalu ingatkan atasan kita kalau ternyata mereka lupa.

 

  1. Mengabaikan suara karyawan

Jika kamu sudah mulai melihat dimana kantormu tidak lagi menghiraukan pertanyaan atau permintaan karyawannya, itu merupakan salah satu tanda manajemen buruk. Responsif menjadi indikator kantor yang peduli dan juga memperhatikan apa yang dibutuhkan.

Kalau linkungan kerja sudah berlaku demikian, sebaiknya kamu datang kepada atasan atau bagian personalia dan bentuklah diskusi sehat tentang apa yang kamu inginkan dan rasakan. 

 

  1. Perlakuan dan perkataan kasar

Biasanya ada saja omongan atau perlakuan orang lain yang menyakiti hati kita. Apalagi kalau itu terjadi di lingkungan kantor. Saat kamu atau temanmu melakukan kesalahan dalam pekerjaannya lalu bos dengan sengaja memaki menggunakan kata-kata kasar, bahkan memberikan perlakuan yang tidak sesuai tempatnya seperti mengeluarkan kritik di tempat umum dan dilihat oleh banyak orang.

Kalau kamu sudah merasakan hal semacam ini, tetap rendah hati dan berkata dengan cara yang baik jika hal tersebut tidak pantas dilakukan. Jika mood si-boss lagi jelek, lebih baik jangan didekati dahulu deh..

 

  1. Hanya melihat keuntungan dan bukan kesejahteraan

Lembur terus sampai lupa sama keluarga. Pernah di situasi ini? Terkadang pekerjaan kantor tidak akan berhenti karena ada saja setiap hari.

Bahkan tidak jarang perusahaan hanya melihat target atau keuntungan tanpa memperhatikan kesejahteraan karyawannya. Seperti misalnya tidak membayar uang lembur sesuai peraturan yang sudah dibuat, memberikan pekerjaan yang bahkan bukan pekerjaan karyawan tersebut, atau sering memberikan pekerjaan di hari libur.

Berkunjung ke bagian HRD dan bertanya tentang hak karyawan yang semestinya kamu dapat adalah tindakan terbaik yang bisa kita lakukan.

 

  1. Berjanji palsu

“Jika kita tahun ini sampai dengan target yang ditentukan, akhir tahun kita akan outing luar negeri!” Kata si bos dengan lantang. Namun kenyataannya kamu sudah bekerja keras tetapi tidak mendapatkan yang dijanjikan atau banyak sekali janji yang diberikan seperti naik jabatan, dan juga naik gaji. Tapi tenang, jangan berkecil hati.

Jika kamu mendapatkan janji palsu, kamu sebagai karyawan mempunyai hak untuk menanyakan kepada pihak HRD atau atasanmu mengenai hal tersebut. Dengarkan dan pertimbangkan alasan yang disampaikan oleh perusahaan. Sebagai karyawanpun kita harus mengerti kondisi perusahaan.

 


Nah, itulah 5 tanda-tanda manajemen buruk di kantor. Jika kamu sudah melihat 5 tanda ini, segera komunikasikan kepada pihak bersangkutan seperti HRD ataupun atasan langsung. Kuncinya adalah komunikasikan semuanya dengan baik-baik supaya pekerjaan dan profesionalitas tetap terjaga.