Kenapa Gaji PNS Kecil tapi Banyak yang Daftar?

Yoan
by Yoan
Jul 12, 2019 pada 2:15 PM

Informasi seputar CPNS memang masih menjadi hal yang ditunggu-tunggu oleh sebagian masyarakat. Tingginya daya tarik tes CPNS dikarenakan karakteristik psikologi sosial masyarakat yang menginginkan keamanan dan kestabilan keadaan ekonomi mereka. Namun, apakah benar bahwa menjadi PNS maka hidupnya lebih sejahtera dibanding dengan karyawan lain?

 

Berapa sih gaji pokok untuk PNS baru di masa awal bertugas?

Pemerintah melalui menteri keuangannya, Sri Mulyani, menjelaskan bahwa saat ini pemerintah masih menerapkan angka yang sama untuk gaji PNS. Sebagaimana tertera dalam Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2015 tentang Perubahan Ketujuh Belas atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1997 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil (PP 30/2015).

Rincian Gaji PNS Menurut Golongan

Secara garis besar, peserta dengan pendidikan terakhir Berdasarkan PP Nomor 30 Tahun 2015

  • sekolah dasar termasuk golongan IA dengan masa kerja nol tahun sebesar Rp 1.580.500.
  • SMA dan sederajat masuk golongan IIA dengan masa kerja nol tahun sebesar Rp 2.022.200
  • D-3 sederajat golongan IIC dengan masa kerja nol tahun sebesar Rp 2.301.800
  • S-1 sederajat golongan IIIA dengan masa kerja nol tahun sebesar Rp 2.579.400
  • S-2 sederajat golongan IIIB dengan masa kerja nol tahun sebesar Rp 2.688.500
  • S-3 sederajat termasuk PNS golongan IIIC dengan masa kerja nol tahun sebesar Rp 2.802.300
  • Sementara PNS dengan pengalaman kerja nol tahun yang gajinya tertinggi adalah golongan IVE sebesar Rp 3.593.100

Berikut adalah rincian gaji PNS menurut golongan

 

Apa saja ya tunjangan yang diterima PNS?

Meski gaji pokoknya tergolong kecil setara upah minimum, sejak dulu PNS sudah terkenal dengan banyaknya tunjangan kinerja. Bahkan, di beberapa instansi, tunjangannya bisa berkali-kali lipat dari gaji pokoknya. berikut ini tunjangan-tunjangan yang bakal kita dapatkan kalau jadi PNS

1. Berbagai Tunjangan

Tunjangan uang yang akan kita dapatkan diluar gaji pokok. Diantaranya ;

  1. uang makan
  2. tunjangan keluarga (suami / istri dan anak)
  3. tunjangan kinerja
  4. tunjangan jabatan
  5. tunjangan hari raya
  6. SPPD  (Surat Perintah Perjalanan Dinas)

Dan masih ada berbagai tunjangan lainnya, sesuai dengan kondisi dimana lokasi kita kerja, dan apa posisi kita. Misal kita kerja di daerah Irian Jaya, maka kita bisa mendapatkan tunjangan kemahalan. Atau jika kita bekerja sebagai tenaga ahli, maka akan ada tunjangan-tunjangan lainnya.

 

2. Gaji ke-13

Gaji ke-13 adalah salah satu cara pemerintah pusat untuk membantu pegawainya dalam mencukupi kebutuhan tahun ajaran baru anak sekolah. Besaran gaji ke-13 ini sama dengan gaji + tunjangan di bulan sebelumnya.

Jadi misal di bulan sebelumnya kita dapat gaji dan tunjangan sebesar Rp3,000,000 maka di gaji ke 13 kita akan mendapatkan Rp3,000,000. Tidak lebih dan tidak kurang. Gaji ke 13 ini biasanya dicairkan berdekatan dengan THR.

 

3. Gaji Pensiun

Gaji pensiun adalah gaji / uang yang kita peroleh setelah kita memasuki usia pensiun atau memutuskan untuk pensiun dini. Besaran uang pensiun ini memang tidak sama dengan gaji pokok waktu kita masih bekerja, yaitu hanya 75% dari gaji bulanan yang dia terima saat masih aktif.

Namun, sejak 2012 pemerintah bersama DPR sedang 'menggodok' perubahan skema pensiun, yang awalnya pas as you go menjadi fully funded (pembayaran penuh). Dimana dengan skema ini, pensiunan akan mendapatkan nominal yang lebih besar.

Meskipun begitu, sembari menunggu skema yang baru, saat ini pemerintah akan menaikkan gaji pokok dan pensiun pokok bagi aparatur negara serta pensiunan sebesar rata-rata 5 persen. Menurut Presiden Joko Widodo, kenaikan gaji dilakukan pemerintah lantaran untuk melanjutkan tren positif yang terjadi pada birokrasi selama 2018.

Rencana kenaikan gaji pokok dan pensiun pokok ini diharapkan bisa semakin meningkatkan kualitas birokrasi dalam negeri. Menteri Keuangan, Sri Mulyani menambahkan gaji PNS tidak mengalami kenaikan dalam empat tahun terakhir.