Jangan Asal Tulis,Coret ini di CV mu...

Nafisah
by Nafisah
Jan 03, 2019 pada 9:49 AM
Kategori: Info Karir

Cara membuat CV memang membutuhkan kreativitas tersendiri,agar apa yang kamu tulis di CV tersebut dapat menarik perhatian pihak perusahaan untuk memberikanmu kesempatan bergabung di dalam tim .

Kamu yang sedang proses menulis buat CV untuk submit di sebuah perusahaan,jangan asal tulis jika tak ingin berakibat fatal. Ada beberapa hal yang tak perlu kamu tulis didalam CV guna menyelamatkanmu dari persepsi kurang baik oleh pihak perusahaan. 

Dibawah ini ada beberapa hal yang tak usah kamu cantumkan dalam CV,seperti :

1.    Sesuatu yang berbohong

Berbohong ada suatu tindakan yang buruk,terlebih lagi kamu berbohong terhadap apa yang tidak kamu punya. Seperti berbohong mengenai latar belakang kehidupan,skill,nilai atau pengalaman,padahal realita yang selama ini kamu jalani tak sesuai dengan yang kamu tuangkan didalam CV. Seperti contoh berbohong mengenai latar belakang adalah salah satu kesalahan yang fatal,karena jika hal ini terbongkar maka siap-siap untuk di-diskualifikasi bahkan di-blacklist. Sebaiknya kamu memberikan informasi yang real dan relevan mengenai latar belakang kehidupanmu. Ketika melamar pekerjaan,perusahaan biasanya meminta persyaratan untuk melampirkan SKCK (surat keterangan catatan kepolisian),salah satu manfaat dari SKCK adalah mengetahui seseorang pernah melakukan tindakan kriminal atau tidak. 

Kebohongan fatal selanjutnya adalah berbohong mengenai skill yang kamu kuasai. Jika kamu menuliskan skill yang sejatinya kamu tidak bisa sama sekali,maka siap-siap aja untuk menerima konsekuensinya. So,jangan main-main ya guys dengan CV-mu...
 
2.    Pengalaman yang tidak jelas/ tidak ada bukti.

Kamu memiliki pengalaman,namun pengalaman tersebut tidak ada buktinya secara tertulis maupun portfolio,jika begini bagaimana pihak perusahaan akan percaya bahwa kamu berpengalaman?. Padahal jika memang kamu berpengalaman,seharusnya hal ini dapat terpancar secara langsung jika kamu sudah menjalani test tertulis maupun wawancara. Selain surat keterangan kamu telah berpengalaman,seharusnya kamu juga bisa menunjukan kepada pihak perusahaan bahwa kamu mampu dan memang berpengalaman di bidang tersebut. 

 
3.    Terlau Banyak Teks

Jangan menulis terlalu banyak dan bertele-tele,bahkan topiknya sudah melenceng dari yang seharusnya didalam CV. Cukup tuliskan beberapa highlight mengenai data dirimu,disertai graphic dan profil yang menarik agar tak membosankan. Pilih foto profil terbaikmu dengan pakaian yang menarik dan sopan.

4.    Cantumkkan Hobi.

Hobi? Sebaiknya tidak usah kamu cantumkan,karena pihak perusahaan tak akan melihat seberapa aktifnya kamu mengembangkan hobi. Yang mereka lihat adalah latar belakang,skill dan juga pendidikan. 
 
5.    Cantumkan Gaji.

Kamu tak perlu mencantumkan gaji yang kamu minta di lembar CV. Akan ada masa tersendiri untukmu bernegosiasi gaji dengan pihak perusahaan. Negosiasi Gaji biasanya akan dilakukan ketika proses wawancara atau bisa jadi ada waktu tersendiri untuk negosiasi gaji. So,jangan cantumkan dulu gaji yang kamu inginkan.

6.    IPK terlalu rendah dan rata rata

Jika kamu memiliki IPK terlalu rendah,sebaiknya tak usah kamu cantumkan. Bagaimanapun juga,kamu harus menunjukan bahwa kamu layak untuk dipertimbangkan masuk dalam perusahaan. Tunjukan bahwa kamu menguasai berbagai skill yang dibutuhkan oleh pihak perusahaan. Jangan sekali-kali memalsukan data IPK jika kamu tak ingin dipermalukan nantinya.

Itulah beberapa hal yang sebaiknya tidak usah kamu cantumkan didalam CV. Membuat CV memang memiliki tantangan tersendiri,karena hal pertama yang akan dilihat oleh pihak perusahaan dalam menerima pegawai adalah CV. Pastikan apa yang kamu tulis didalam CV adalah benar-benar ada pada dirimu,jangan sekali-kali menulis hal bohong karena akan fatal akibatnya. Good Luck dan coba buat CV gratis yuk ! Hanya di www.maukerja.id