Kenapa Banyak Orang Ragu Kerja di Startup

Nafisah
by Nafisah
Jan 03, 2019 pada 9:35 AM
Kategori: Info Karir

Oleh : Akbar

Startup, mungkin kamu sudah sering mendengarkan istilah ini di Indonesia. Namun sebenarnya udah mudeng gak sih pengertian dari startup itu sendiri. Belum ?Jadi gini penjelasan mudahnya startup itu adalah sebuah perusahaan yang baru dibangun dalam masa perintisan, namun tidak semua perusahaan masuk didalam sini, hanya perusahaan yang berkembang di dunia internet. Namun tahu sendiri kan hampir semuanya bisa disajikan lewat internet itu sendiri.

 

Startup di Indonesia sudah banyak dilirik para pemuda dengan ide - ide kreatif. Lihat saja startup - startup yang sukses seperti bukalapak, Gojek, dan tiket.com semuanya di idekan oleh para kawula muda dan segelintir para paruh baya. Di Indonesia merupakan ladang subur bagi para pelaku startup karena internet sedang berkemband dengan pesat.

 

Namun sayangnya pemuda yang ingin menjalankan ide Startup mendapatkan hadangan dari orang tua mereka, Kenapa ?. Karena menurut orang usaha startup itu sendiri tidak memilik masa depan yang jelas. Emang sedikit benar karena perlu usaha super keras dan ide yang benar - benar brilian untuk sukses kedepannya. Ditambah Usaha Startup ini membutuhkan modal yang tidak sedikit. Berikut beberapa alasan orang tua skeptis terhadap Usaha Startup yang akan dijalankan si anak :

 

1. Masa depan kurang jelas

Wajar saja jika setiap orang tua bakal memperhatikan bagaimana masa depan anaknya kelak. Tiap orang tua tentu ingin anaknya sukses. Skeptimisme terhadap startup bagi orang tua biasanya tertuju pada hal ini. Ada benanrya memang karena startup sendiri tidak akan mendapatkan pemasukan pasti pada masa penjajakan 1 - 2 tahun berjalannya usaha. Bahkan jika bernasib apes dan ide tidak diterima masyarakat. startup ini bisahancur berantakan. Si Founder bisa berakhir dengan gunungan hutang. Apakah ada orang tua yang mau nasib anaknya seperti ini?. Tentu tidak.

 

2. Bagaimana cara mendapatkan uang

Tahun sendiri kan kebanyakakn orang tua belum bisa menerima ide - ide baru dari anaknya sendiri yang cenderung aneh - aneh. Apalagi mau membuka sebuah startup. Dengan modal yang begitu banyak bahkan disebut pula bakar - bakar uang, namun pemasukan belum pasti. Para Founder startup sendiri juga memutar kepala bagaimana mendapatkan pemasukan dari usahanya, karena modal investor biasanya hanya akan bertahan sampai 3 tahun usahanya. Jika pada tahun ketiga belum menemukan pola monetasi terhadap startupnya. Dipastikan usahnya bakal gulung tikar alias bangkrut.

 

3. Bisnis Yang masih misterius

Berdagang komoditi real, atau memberikan jasa real memang sebuah bisnis yang lebih menjanjikan dimata para orang tua. Karena untuk urusan untung dan ruginya bisa dihitung dan dilihat dengan jelas pula. Namun tidak untuk pelaku Startup, untuk dan ruginya harus dikonsepkan dan direncanakan secara matang. Seperti yang dijelaskan pada poin sebelumnya bahwa keuntungan pelaku startup baru terasa pada 2-3 tahun saat usahanya sudah berjalan. Pola Bisnis Startup juga penuh misteri, setiap foundernya memiliki pola masing - masing dan hal tersebut dirahasiakan, kok pola lha wong ada pula pra CEO startup merahasiakan bagaimana mereka mendapatkan keuntungan. Oleh karenanya para orang tua cenderung skeptis memandang startup, udah untung gak jelas, pola kerja gak jelas, ribet pula.

Nah itu tadi beberapa hal yang membuat para orang tua skeptis serta memandang sebelah mata anak yang ingin memulai usaha Startup. Apakah kamu salah satunya yang mendapatkan hadangan dari orang tua. Tunjukkan semangatmu gaess.